LOMBOK – General Manager Bandara Internasional Zainudin Abdul Majid (BIZAM), Aidil Julian Philips pihaknya mulai membuka pos pemantauan mudik lebaran tahun 2026 mulai 13 sampai 30 Maret 2026.
Dimana, otoritas BIZAM masih menunggu kapan secara nasional posko pemantauan resmi aktifkan oleh pemerintah. Pihaknya telah melakukan persiapan melalui rapat koordinasi.
Adapun tujuan dari didirikannya posko untuk melayani keluhan setiap penumpang selama arus mudik lebaran sekaligus memberikan informasi terkait data dan cuaca penerbangan.
“Nanti perwakilan Pemerintah dan TNI serta Polri akan berjaga di Posko Pemantauan Lebaran 2026, include juga Balai Monitoring Spektrum karena kemarin saat Nataru mereka ikut dan terasa sangat manfaatnya,” bebernya usai acara buka bersama dengan media di Swiss Bell Court, Selasa 10 Maret 2026.
Selama lebaram tahun 2026, pihaknya memprediksi pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 4,1 persen atau sekitar 136 ribu orang selama 18 hari posko dibuka baik penerbangan rute nasional ataupun internasional.
Patokan angka tersebut, kata Aidil, melihat trend sebelumnya yang selalu ada peningkatan jumlah penumpang dengan rata – rata diangka 4,1 persen.
“Untuk arus masuk sekitar 17 Maret dan untuk arus balik tanggal 29 Maret,” katanya.
“Kami ada event untuk memberikan atraksi dan kesan menarik kepada penumpang kita seperti live musik,” pungkasnya.(nis)







