Ketertarikan GenZ pada Gendang Belek, Sebagai Warisan Budaya

oleh -763 Dilihat
SPECIAL PHOTOS OF KORANLOMBOK.ID Gendang Belek personnel performing on the Mandalika Circuit track, Lombok, West Nusa Tenggara, some time ago.

 

Oleh: Baiq Rosa Dewi Utami (Mahasiswa UIN Mataram)

 

GENDANG Belek sebagai salah satu warisan budaya khas Lombok, alat music tradisional ini menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Sasak. Instrumen musik tradisional ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, akan  tetapi  gendang belek  memiliki nilai sakral dalam berbagai upacara adat. Namun, di tengah derasnya arus modernisasi, muncul pertanyaan: sejauh mana pemuda saat ini tertarik untuk melestarikan Gendang Belek?

Menariknya, di era digital ini, banyak pemuda yang mulai menunjukkan minat terhadap budaya lokal, termasuk Gendang Belek. Beberapa komunitas seni dan kelompok pemuda aktif mengadakan latihan serta pertunjukan untuk menjaga eksistensi alat musik ini. Media sosial juga berperan besar dalam memperkenalkan Gendang Belek ke khalayak yang lebih luas. Video pertunjukan yang diunggah di platform seperti YouTube dan TikTok telah menarik perhatian banyak orang, baik di dalam maupun luar daerah.

Baca Juga  Ketidaksinkronan Kebijakan DPRD dan Masa Depan Lingkungan Lombok Tengah

Meskipun demikian, tantangan tetap ada. Kurangnya regenerasi pemain serta minimnya dukungan pemerintah dan masyarakat dapat menghambat upaya pelestarian. Tidak semua pemuda memiliki kesempatan untuk belajar memainkan Gendang Belek karena keterbatasan sumber daya dan akses terhadap guru yang kompeten. Selain itu, budaya instan yang cenderung mengutamakan hiburan modern juga bisa menggeser minat terhadap kesenian tradisional.

Baca Juga  Dampak Pemerintah Membatasi Gas Lpg Subsidi

 

Untuk memastikan kelangsungan Gendang Belek, perlu adanya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, komunitas budaya, dan institusi pendidikan. Pengadaan pelatihan rutin di sekolah, festival budaya yang melibatkan anak muda, serta insentif bagi pelaku seni bisa menjadi solusi konkret. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam mempromosikan Gendang Belek dapat menjadi strategi efektif agar seni tradisional ini tetap relevan di mata generasi muda.

Baca Juga  Surgaku di Bawah Telapak Kakimu Ibu

Ketertarikan pemuda terhadap Gendang Belek adalah harapan baru bagi kelangsungan warisan budaya ini. Dengan dukungan yang tepat, Gendang Belek tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan dikenal lebih luas. Kini, saatnya pemuda mengambil peran aktif dalam menjaga dan menghidupkan kembali warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.