Hilang 2 Hari, Balita Ini Ditemukan Sedang Gigit Batu di Saluran

oleh -609 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID Pihak kepolisian saat menyerahkan balita yang sempat hilang dua hari kepada ibunya, Sabtu (25/2/2023).

LOMBOK – Seorang balita usia 2,5 tahun inisial IA asal Dusun Mesir Desa Monggas, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah sempat hilang dua hari. Ajaibnya, balita tak berdosa ini ditemukan selamat oleh Jamal yang merupakan petugas pintu air (P3A) beralamat di Dusun Jaler Bat, Desa Jurang Jaler Kecamatan Praya Tengah, Sabtu (25/2/2023) sekitar pukul 17.00 wita.

 

Kapolsek Praya Tengah, IPTU Agus Priyatno membenarkan adanya penemuan balita di saluran irigasi sekunder Dasan Gelogor Dusun Jaler Bat Desa Jurang Jaler.

Baca Juga  127 Ribu Warga Loteng Tidak Nyoblos Pemilu 2024

“Semalam sempat kami cari menelusuri Irigasi Sekunder bersama anggota sampai jam 03.00 wita namun tidak ditemukan, kemudian tadi pagi pukul 08.00 wita kami sisir kembali namun tetap tidak ditemukan juga,” ungkap IPTU Agus Priyatno dalam keterangan resminya.

 

Kapolsek membeberkan kronologis penemuan balita malang itu, Sabtu (25/02/2023) pukul 17.00 wita saat melakukan pengecekan di saluran irigasi  sekunder Dasan Gelogor Dusun Jaler Bat, Desa Jurang Jaler, melihat balita tersebut sedang duduk di dalam saluran yang airnya tidak besar sambil menggigit batu.

Baca Juga  Miris! Bantuan untuk Petani Tembakau Tak Kunjung Turun

Dia merasa curiga kemudian menelpon Ishak atau saksi untuk memberitahu bahwa ada seorang balita laki-laki dalam kondisi lemas namun masih sadar dan memintanya segera datang ke lokasi.

Sekitar pukul 17.15 wita, saksi tiba dan membenarkan bahwa balita tersebut adalah IA, kemudian langsung membawanya ke rumah orang tuanya.

Adapun kondisi balita saat ditemukan mengalami luka lecet di bagian dengkul kiri, siku kiri dan luka lecet di bagian perut sehingga Kapolsek Praya Tengah menyarankan kepada orang tua korban untuk segera dibawa ke Puskesmas Pengadang.

Baca Juga  Respons Kuasa Hukum Kasus Korupsi dana BLUD RSUD Praya

Dari hasil pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Pengadang, korban mengalami demam namun kondisi secara umum masih stabil dan harus di rawat terlebih dahulu sampai kondisinya membaik.

“Dari hasil kami introgasi orang tua balita mengaku anaknya hilang 2 malam 1 hari,” cerita kapolsek.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.