Dua Kepala Sekolah di Lombok Tengah Menolak Dimutasi

oleh -2519 Dilihat
FOTO ANIS JURNALIS KORANLOMBOK.ID Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri saat mengambil sumpah dan janji ratusan kepala SD dan SMP, Senin (17/7/2023).

LOMBOK – Beredar luas kabar dua Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lombok Tengah menolak dimutasi. Sementara mutasi berlangsung, Senin (17/7/2023) yang dipimpin Bupati H. Lalu Pathul Bahri.

Hasil penelusuran jurnalis Koranlombok.id menemukan biodata file PDF yang beredar. Dalam biodata ditemukan dua identitas kepala sekolah. Lalu Muhammad Nasir sebelumnya Kepala SDN Teratak, Kecamatan Batukliang Utara.

Selanjutnya, Agus Mawar sebelumnya Kepala SDN Gubuk Makam, Kecamatan Batukliang Utara. Dua kepala sekolah itu berdasarkan hasil mutasi terjadi pertukaran tempat tugas.

Baca Juga  Empat Pernyataan Sikap Walhi NTB Pada Momentum KTT

Sementara dalam biodata yang beredar luas terdapat tiga poin catatan di bawahnya.

  1. Pada pengumuman mutasi tanggal 17 Juli 2023 Lalu Muhammad Nasir akan dimutasi ke SDN Gubuk Makam, sedangkan Agus Mawar akan dimutasi ke SDN Teratak.
  2. Para prinsipnya kami (Agus dan Nasir ) telah menerima dan siap berangkat ke tempat tugas baru
  3. Tetapi Agus Mawar meminta tukaran dan siap ke SDN Gubuk Makam, dan meminta Lalu Muhammad Nasir tetap di SDN Teratak.
Baca Juga  Polisi Borgol Tiga Pencuri Motor Dinas Asal Praya

 

Mantan Kepala SDN Teratak, Lalu Muhammad Nasir yang dikonfirmasi membantah dirinya menolak hasil mutasi. Dia menegaskan, pihaknya akan tetap menjalankan tiga sumpahnya. Pertama, siap diberhentikan, kedua siap dipindah dan ketiga siap tetap.

“Saya tidak mau komen, intinya saya siap dengan sumpah saya yang tiga ini,” tegasnya, Sabtu (22/7/2023) kepada Koranlombok.id.

Diterangkan Nasir, berdasarkan hasil mutasi dirinya dimutasi ke SDN Gubuk Makam. Namun sampai detik ini, ia masih di SDN Teratak karena belum menerima SK. Kalau nanti SK sudah diterima, baru akan pindah tugas berdasarkan SK.

Baca Juga  Kencing di Halaman Rumah Tetangga, Sarman Dibacok

“SDN Gubuk Makam itu sekolah binaan tiang (saya, red) karena Gugus kami,” katanya.

“Saya mengabdi di Teratak mulai dari guru dan menjabat kepala sekolah 13 tahun,” sambungnya.

Disamping itu, Agus Mawar yang coba dikonfirmasi belum berhasil sampai berita ini diturunkan.(dik)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.