LOMBOK – Mahasiswa Unram yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggandeng Pemerintah Desa Setiling, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah dalam mengadakan pelatihan pengolahan hasil panen dan pendampingan kelompok usaha ekonomi produktif. Kegiatan ini dihadiri ibu para pelaku UMKM di desa setempat, Kamis (28/12/2023).
“Kegiatan pelatihan ini kami rencanakan akan berlangsung selama 3 hari kedepan,” kata Kades Setiling, Agus Santriaji dalam sambutannya.
“Pelatihan ini kami buat karena melihat begitu banyak sekali potensi alam yang berlimpah yang dimiliki oleh Desa Setiling, bayangkan ada 13 dusun yang semuanya ini memiliki potensi alam masing-masing yang harus dikembangkan,” sambungnya.
Sementara itu Ketua BPD Desa Setiling Maryono menuturkan bahwa kegiatan ini berdasarkan usulan banyak pihak, oleh karena itu dirinya juga ikut mendorong pemerintah desa agar supaya bisa memfasilitasi kegiatan pelatihan tersebut.
“Ada begitu banyak sekali masukan dari masyarakat, oleh karena itu perlu kita sambut usulan-usulan tersebut dengan aksi nyata dalam bentuk pelatihan ini,” katanya.
Dalam kegiatan ini, turut diundang CEO Jamu Senamian, Tomi Hasan Basri untuk memberikan sedikit motivasi dan gambaran kedepan seperti apa. “Ibu-ibu sekalian, potensi Desa Setiling ini sangat luar biasa, jadinya saya sangat berharap ibu-ibu disini agar terus konsisten dalam mencari ilmu pengetahuan terkait bagaimana mengelola potensi-potensi yang ada,” kata Tomi.
Di tempat yang sama, Ketua KKN Unram, Umam menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini sejalan dengan program KKN yang mereka rencanakan di Desa Setiling.
“Kegiatan pelatihan ini adalah salah satu bentuk nyata program KKN kami, oleh karena itu kami berharap agar semua masyarakat bisa ikut dalam kegiatan ini,” katanya.
Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari peserta yang hadir, terlihat dari antusias kedatangan warga yang sudah dari pagi menunggu acara untuk dimulai.
“Terima kasih banyak Pak Kades atas kegiatan pelatihan ini, semoga kedepan akan terus ada pembinaan-pembinaan berkelanjutan untuk kami pelaku UMKM,” harapnya.(red/rls)





