LOMBOK – Musim liburan tahun baru 2024, ribuan wisatawan menyemut di wisata Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah.
“Puncak kita di hari ini (Senin, red) bisa sampai 2000 sampai 2500 orang wisatawan lokal, kalau hari biasa 200 sampai 250 orang saja,” beber Ketua Pokdarwis Benang Stokel, Muhammad Rodian Fahlefi pada jurnalis Koranlombok.id, Senin (1/12/2024).
Rodian menyatakan, musim liburan kali ini tembus 95 persen didominasi oleh wisatawan lokal di Pulau Lombok. sedangkan 5 persen lainnya itu merupakan wisatawan domestik.
Sedangkan untuk tiket tidak ada kenaikan harga selama liburan tahun baru 2024, tetap Rp 5.000
Bahkan untuk wisatawan domestik dan mancanegara dikenakan biaya tiket masuk Rp 10.000, itu diluar biaya jasa tour guide.
Rodian menuturkan, ada beberapa air terjun lainnya yang berdekatan dengan Benang Kelambu dan Benang Stokel, yakni Air Terjun Sesere dan Keliwun namun karena digunakan sebagai sumber mata air pengunjung yang ingin ke sana sangat dibatasi.
“Ada Air Terjun Penggilit Udang tapi kita tutup karena jalannya curam dan berbahaya, kita masih belum buka,” katanya.
Di lokasi, salah satu wisatawan asal Mataram, Mimi mengaku baru pertama kali datang berwisata melihat Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu.
Dia yang datang bersama anak dan saudaranya tersebut sengaja memilih berwisata ke air terjun sebagai alternatif lain selain wisata pantai yang sangat sering dikunjunginya setiap kali liburan.
“Ya cari suasana baru aja,” ujarnya.
Namun ia mengeluhkan soal akses jalan, menurutnya perlu diperbaiki agar dapat lebih nyaman bagi wisatawan, terlebih saat kondisi air terjun yang padat seperti saat ini. “Kayaknya jadi PR pemerintah di sini,” pungkasnya.(nis)






