LOMBOK – Pihak kepolisian Polres Lombok Tengah tengah ‘memplototi’ mobil bak terbuka yang digunakan mengangkut orang. Jika ditemukan, siap-siap akan diminta putar balik oleh pihak kepolisian. Mobil bak terbuka yang kerap ditemukan mengangkut orang, mobil pikap dan dump truk.
Sementara itu khusus pengamanan pada perayaan hari Lebaran Ketupat, Polres Lombok Tengah juga sudah menyiapkan tiga pos penyekatan antisipasi penggunaan mobil pikap untuk mengangkut orang berwisata.
Tiga lokasi pos penyekatan itu diantaranya, di perbatasan Ubung Desa dan Labulia, Praya, dan di ruas jalan Nasional Kopang.
“Untuk meminimalisir dan menyekat masyarakat yang akan melakukan kegiatan ke Mataram dan Lombok Barat memakai mobil atau truk bak terbuka karena rentan mengalami laka lantas yang fatal,” terang Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat kepada media, Senin (13/4/2024).
Kata kapolres, bagi masyarakat yang tetap membandel berwisata menggunakan mobil bak terbuka, polisi akan memberikan imbauan dan meminta untuk putar balik.
Sementara itu pasukan yang disiapkan untuk mengamankan momen lebaran ketupat tahun ini sebanyak 350 personel ditambah dengan pasukan dari Kodim, Pol PP, Dinas Perhubungan dan BPBD Lombok Tengah. Sedangkan objek wisata yang akan dijaga sebanyak 30 titik dari total 58 spot wisata.
“Sisanya itu akan kita handle lewat patroli,” katanya.
Untuk wilayah Kuta sampai Mandalika, tambah Kapolres pihaknya akan dibantu oleh BPBD dan Basarnas, selain itu untuk kawasan wisata rawan bencana seperti angin puting beliung dan pohon roboh pihaknya juga menyiagakan operator alat berat dari Dinas PUPR.
Untuk di wilayah wisata Longtun, pihaknya juga akan menyiapkan mobil derek karena masyarakat kerap tidak tertib saat memarkirkan kendaraan roda empat sehingga menyebabkan kemacetan di ruas jalan nasional.
“Kita lakukan tindakan tegas karena itu jalur nasional,” ancam kapolres.
Sementara, Kepala Bagian Operasional Polres Lombok Tengah, AKP Herry Indrayanto mengatakan pihaknya akan menyiagakan setiap pos sebanyak 15 orang dari gabungan Polri, TNI, BPBD, Dinas Perhubungan dan, Sat Pol PP.
“Kita juga siagakan dua tim kolaborasi untuk titik yang tidak ada pos polisi,” katanya.
Khusus untuk Pos Pengamanan di kopang, pihaknya menyiagakan 25 personel karena merangkap pos pengamanan dan pelayanan. Sementara pada pukul 07.00 WITA personel yang berjaga sudah siap sesuai dengan pos masing-masing.
“Pos akan selesai digunakan pada 1 hari setelah lebaran ketupat tanggal 18 atau 19 April,” tutup Herry.(nis)







