Sekolah Rusak jadi PR Pathul-Nursiah, Dewan Bantu Melalui Pokir

oleh -669 Dilihat
FOTO ANIS JURNALIS KORANLOMBOK.ID Seorang guru di SDN Sintung Barat di Desa Karang Sidemen saat mengajar siswa di dalam gedung yang kondisi memprihatinkan, Rabu (8/2/2023).

 

LOMBOK – Setidaknya ada 38 sekolah dalam kondisi rusak dan masih menjadi pekerjaan rumah diakhir masa jabatan Pathul – Nursiah.

Anggota Komisi III DPRD Lombok Tengah, Alimudin mengatakan berdasarkan PMK 12 tahun 2024 dicantumkan dana pokok pikiran untuk pendidikan 40 persen, kesehatan 20 persen, dan 40 untuk bidang umum.

Baca Juga  Komisi I Minta Polres Loteng Usut Tuntas Kasus Jual Beras Bansos di Dua Desa

“Ya sesuai aturan itu bisa sangat membantu karena kita wajib memgalokasikan, kalau tidak bisa memenuhi itu bidang pendidikan yang 40 persen dan yang lain dikesampingkan,” tegasnya kepada jurnalis Koranlombok.id, Senin (6/4/2024).

Sementara itu terkait penggunaan pokir untuk memperbaiki sejumlah sekolah rusak tersebut wajar dikatakan oleh Wabup dan memang bisa dilaksanakan.

Baca Juga  Tak Sejalan, Paket Ruslan – Masrun Bubar di Tengah Jalan

Anggota dewan dari Dapil Praya – Praya Tengah ini mengatakan jika pihaknya telah memberikan dana aspirasi kepada empat perbaikan sekolah.

Sementara untuk bidang kesehatan dirinya mengalokasikan kepada perbaikan sejumlah Polindes dan bantuan dana untuk persediaan makanan tambahan untuk posyandu.

 

Sebelumnya, dana pokok pikiran anggota dewan pada tahun 2023 lebih besar untuk kesehatan dengan presentasi 40 persen, 20 pendidikan dan 40 persen lainnya bidang umum.

Baca Juga  Ada Potensi Coblos Ulang Satu TPS di Desa Keramat Jati

“Kalau 2025 ini belum tau aturannya bagaimana, tapi bisa jadi kembali ke pendidikan lagi lebih banyak,” katanya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.