LOMBOK – Kepala Desa Pengenjek, Lombok Tengah Haerudin mengapresiasi kegiatan yang digelar mahasiswa UIN Mataram dari kelompok Kuliah Kerja Pastisifatip (KKP) Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat.
Diketahui, mahasiswa UIN Mataram menggelar sosialisasi ramah perempuan. Sementara pada acara itu, dihadirkan sejumlah pemateri. Di antaranya, perwakilan Kemenkumham RI Provinsi NTB Indriaswati dan dari Forum Duta Genre NTB Indra Wahyu Kanigara bahkan hadir Siti Zaenab.
Pada kesempatan itu, Kades juga mengungkapkan jika kasus stunting di desa yang ia pimpin meningkat hampir setiap tahunnya. “Kami bersyukur sekali dengan mahasiswa KKP Desa Pengenjek UIN Mataram yang mengadakan sosialisasi ini,” katanya, Kamis (25/7/2024) di aula kantor desa setempat.
Sementara, materi pencegahan pernikahan dini dibawakan oleh pihak dari Kemenkumham RI Korwil Provinsi NTB Indriaswati. Dia menjelaskan beberapa hal terutama terkait dengan tema maupun soft materi yang berkaitan dengan pernikahan dini dan juga hukum.
Kata Indriaswati, bahwasanya telah dijelaskan terkait hukum tentang nikah dini dampak pernikahan dini dan lain sebagainya.
Sebelum kepada sesi pemateri kedua, mahasiswa UIN Mataram sempat membagikan dhorprize sesi 1 untuk 3 orang siswa dengan tujuan lebih semangat dalam mendengarkan isi materi disampaikan.
Materi berikutnya tentang stunting disampaika Duta Genre NTB Indra Wahyu Kanigara. Ia menyampaikan beberapa hal yang salah satunya ciri-cirinya stunting.
Terakhir materi diisi oleh perwakilan lainya dari Duta Genre NTB Siti Zaenab. Siti menyampaikan soal cara pencegahan stunting.(red)







