Tsunami Tenggelamkan Satu Desa di Lunyuk Sumbawa, Imbas Sampai ke Awang

oleh -4115 Dilihat
FOTO SATRIA TIM DOK KORANLOMBOK.ID / Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septhiadi saat menunjukkan titik gempa selama sepekan, Kamis (22/8/2024).

 

LOMBOK – Gempa Megathrust masih menjadi buah bibir masyarakat dan netizen akhir-akhir. Namun yang perlu diketahui bahwa, pernah ada sejarah gempa bumi dengan kekuatan 8,3. Pusatnya berada di Desa Lunyuk, Kabupaten Sumbawa. Bencana ini membuat satu desa di Lunyuk tenggelam.

Baca Juga  Wakil Ketua Dewan Soroti Pembangunan Oleh Pemkot Mataram

Tidak sampai di situ, tsunami juga terjadi dan menenggelamkan kampung nelayan di Awang, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

“Jadi cukup besar dampak gempa saat itu, dan ini sejarah terjadi tsunami,” ungkap Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septhiadi dalam podcast bersama jurnalis Koranlombok.id, Kamis (22/8/2024).

Baca Juga  KNPI Lombok Barat Akan Dukung Siapapun Pj Bupati

Ardhianto menyebutkan, gempa yang mengakibatkan tsunami terjadi tepatnya tanggal 19 Agustus 1977. Tsunami terjadi di satu desa usai salat Jumat.

“Jadi satu desa itu imbasnya di Lunyuk, bahkan sampai wilayah di Jawa Timur kenak imbas,” ceritanya.

 

Baca Juga  Polisi Dalami Kasus Pegadaian Praya Diduga Ditipu 300 Juta

Dijelaskan dia, ini semua dampak dari megathrust. Maka dengan demikian, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menyiapkan jalur evakuasi ketika gempa atau tsunami benar terjadi.

“Kita tidak tahu kapan terjadi, tami kami sampaikan tetap waspada,” katanya.

 

Berikut video podcast :

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.