Daftar ke KPU, Ruslan: Lurus Jalan Lombok Tengah Kembali Normal

oleh -3035 Dilihat
FOTO DOK TIM FOR KORANLOMBOK.ID / Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah Ruslan Turmuzi dan Lalu Normal Suzana.

 

LOMBOK – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah Ruslan Turmuzi dan Lalu Normal Suzana mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (29/8/2024). Keduanya memutuskan untuk tarung di Pilkada Lombok Tengah.

Kepada awak media, Bakal Calon Bupati Lombok Tengah Ruslan Turmuzi membeberkan alasannya maju di Pilkada. Salah satunya karena prihatin dengan kondisi masyarakat. Dimana, berdasarkan indeks kebahagiaan masyarakat begitu banyak parameter Lombok Tengah dan selalu pada posisi 8, 9 bahkan 10 dari 10 kabupaten kota di Provinsi NTB.

Baca Juga  Ungkit Sejarah Pembebasan Lahan Mandalika, Dewan Minta Pemkab Ambil Peran

Kata politisi PDIP ini, berdasarkan data pihaknya peroleh selama dia duduk di kursi DPRD NTB 5 periode. Bahkan dalam pengawasan 10 kabupaten kota di NTB, hasil pengamatan dan data kinerja Pemda posisi Lombok Tengah juga selalu ada di urutan 8, 9 bahkan 10.

 

 

Disinggung juga potensi yang dimiliki Lombok Tengah luar biasa. Lebih-lebih sekarang oleh Negara daerah Lombok Tengah diberikan kepercayaan sebagai tempat dibangunnya sejumlah fasilitas yang menjadi skala prioritas pemerintah pusat.

Baca Juga  Dewan Bocorkan Strategi Pemkab Loteng Genjot PAD Melalui PBB

“Mulai pariwisatanya, ada bandara dan KEK Mandalika,” ungkapnya.

Berangkat dari situ, pihaknya kemudian memutuskan untuk maju di Pilkada Lombok Tengah. Kendati sempat muncul isu petahana akan melawan kotak kosong.

“Kami ini maju tidak menggunakan APBD, tidak ada investor. Kami ya begini saja karena niat ingin memperbaiki Lombok Tengah lebih baik lagi,” jelasnya.

Baca Juga  Paripurna, Bupati Pathul Beberkan Pokok Umum Perubahan APBD 2023

 

Alasan memilih mantan Wakil Bupati Normal Suzana sebagai pendamping ? Ruslan menegaskan, kendati beberapa kali bongkar calon pendamping. Mulai dari TGH Gede Sakti, Gede Syamsul bahkan Masrun. Menurut dia, pilihan paling tepat sekarang adalah normal.

“Melalui lurus jalan Lombok Tengah kembali normal. Sesuai slogan kami juga TABAH yang artinya, Tangguh, Bermartabat dan Harmonis,” pungkasnya.(red/nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.