LOMBOK – Wakil rakyat di DPRD Lombok Tengah menyebutkan masih marak penyandang disabilitas yang dianaktirikan pemerintah kabupaten.
Sebab, hasil turun ke lapangan baru-baru. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Tengah Wirman Hamzani menemukan banyak masyarakat kurang mampu lebih khusus, penyandang disabilitas yang tidak pernah tersentuh bantuan dari pemerintah. Terutamanya program Dinas Social (Dinsos).
“Untuk itu dalam waktu dekat akan kami panggil Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah untuk mengajak turun secara langsung menemui warga, apalagi saudara kita para penyandang disabilitas,” tegasnya saat memberikan keterangan kepada jurnalis Koranlombok.id, Minggu (10/11/2024).
Dalam sambungan telpon, pria akrab disapa Hamzan Halilintar ini meminta kepada Dinsos untuk lebih konsisten dan profesional dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Lebih-lebih dalam melakukan pendataan di bawah.
“Khsusnya di wilayah Janapria masih banyak yang belum terdata bagi warga penyandang disabilitas yang sudah saya temui,” ceritanya.
Politisi Partai NasDem ini mengatakan, sampai saat ini setelah dirinya turun dan cek ke lapangan banyak warga disabilitas tidak pernah kenak imbas program sosial.
“Misalnya yang saya temui pak Heri Padli warga Dusun Pondok Desa Langko, ada juga Sunario warga Desa Tibu Sisok Janaparia juga sama,” bebernya.
Ditambahkan Hamzan, begitu juga warga lainnya bernama Gunawati, Marijah dan para saudara kita penyandang disabilitas lainnya.
“Masih banyak lainnya sampai saat ini belum didata apalagi diberikan bantuan kepada mereka,” katanya dengan nada kecewa.
Mantan Ketua SPN Lombok Tengah ini dalam kesempatan itu membuka data milik pemerintah. Hasilnya data dari tahun 2021 sampai 2024 para penyandang disabilitas yang dirinya temui tidak pernah masuk dalam data Dinsos.
“Disabilitas juga manusia biasa, jadi mari kita sama-sama perhatikan mereka juga butuh hidup sehat, mereka rata-rata sudah berumur 28-35 tahun dan belum bisa apa-apa, hanya saja mereka diurus oleh keluarganya bahkan ada diurus ibunya seorang diri yang sudah tua. Pertanyaan kemana pemerintah ?” tegasnya.
Dari temuan baru ini, Hamzan berjanji akan segera memanggil pihak Dinsos Lombok Tengah. Nanti pihaknya melalui Komisi IV akan meminta dinas turun lapangan langsung.
“Harus segera ini,” pungkasnya.(red)





