Sembilan Kecamatan Terdampak Banjir di Lombok Tengah, 57 KK Masih Mengungsi

oleh -1721 Dilihat
FOTO ANIS JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Kalak BPBD Lombok Tengah (Ridwan Mak’ruf)

 

LOMBOK – Hujan lebat disertai angin kencang masih terjadi di Lombok Tengah sampai Selasa, (10/12/2024). Akibatnya dilaporkan dari 12 kecamatan di Lombok Tengah, sembilan kecamatan terdampak banjir. Kecuali Kecamatan Praya Tengah, Janapria dan Praya Barat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, Ridwan Mak’ruf menyampaikan rata-rata terdampak banjir. Ada juga bencana alam angin puting beliung dan tanah longsor. Sementara menurut data sementara 57 kepala keluarga (KK) masih mengungsi di rumah tetangga dan kerabat terdekat.

Baca Juga  Catut Nama Dinsos Lotim, Buat Kartu BPJS Dipatok 300 Ribu

“Kalau tiga kecamatan tidak terdampak selebihnya itu terdampak,” tegasnya, Selasa (10/12/2024).

 

Sementara itu dari seluruh kecamatan yang terdampak menurut laporan masyarakat kepada pihak BPBD yang terparah terjadi di Desa Landah, Desa Persiapan Pajangan, dan Desa Bangket Parak.

Baca Juga  Bikin Resah, Pelaku Pariwisata Minta Tunda Eksekusi Lahan di Gili Sudak

Ada juga terdampak di beberapa kelurahan di Kecamatan Praya. Di antaranya, Kelurahan Leneng di Kampung Handayani.

“Di Desa Sukarara juga terendam rumah warga, berikut di BKU ada di Bile Tunggang, Pagutan itu longsor,” bebernya.

 

Ridwan menyampaikan, untuk sementara ini pihaknya masih belum berencana membuat tempat pengungsian ataupun dapur umum, sebab sementara ini masih bisa teratasi.

Baca Juga  106 Desa Miskin Ekstrem, Pemprov NTB Gandeng Sampoerna Dukung Program Desa Berdaya

Sementara itu untuk bantuan kepada masyarakat terdampak bencana, pada hari ini pihak BPBD baru bisa memberikan logistik karena tadi malam personel turun memantau bencana  di sejumlah tempat hingga larut malam.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.