Kronologis Kasus Pimpinan Ponpes Setubuhi Santriwatinya di Lombok Tengah

oleh -2037 Dilihat

 

 

LOMBOK – Keluarga dari para korban santriwati kasus dugaan kekerasan seksual dan pelecehan di Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah akhirnya berani bicara.

Dalam wawancara bersama jurnalis Koranlombok.id, dua perwakilan para santriwati ini mengungkapkan bagaimana awal mula kasus ini bisa terbongkar.

Baca Juga  Aset Pemkab Mangkrak, Ketua Komisi II DPRD Loteng Sarankan Buat Perusda Pengelola

Semua ini berawal dari kesaksian secara langsung orangtua santri yang menemukan putrinya berada di dalam rumahnya bersama dengan pimpinan Ponpes dalam posisi telanjang bulat. Saat itu, si orangtua mengaku terkejut melihat apa yang menimpa putrinya. Beruntung orangtua korban bisa menahan diri sembari istigfar dan mengelus dada.

Baca Juga  Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN Unram Tanam Bibit Pohon di Desa Kawo

Dari temuan malam itu, kasus ini pun mulai terungkap. Bukan hanya santriwati itu saja ternyata yang diduga dicicipi tubuhnya oleh pimpinan Ponpes. Ada beberapa santriwati lain juga mengaku telah dilecehan.

Baca Juga  LMVC Labuapi Harus Akui Kekuatan Pemain Tangkas Gerung

Hal ini disampaikan secara langsung oleh bibik dan paman korban. Atas nama keluarga mereka mengaku tidak menyangka seorang tokoh agama bisa melakukan hal sebejat itu.

 

VIDEO WAWANCARA: 

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.