LOMBOK – Anggota Komisi IV DPRD Lombok Tengah, Muhammad Tauhid membeberkan hasil monitoring pihaknya ke Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2024 pada Rabu, (23/4/2025).
Diungkapkannya, angka minat baca di Lombok Tengah saat ini menunjukan semakin tinggi, sehingga dalam kesempatan tersebut pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada Pemda Lombok Tengah untuk memberikan penambahan anggaran untuk memperluas ruang pelayanan dan fasilitas lainnya.
“Di sana kita melihat sangat meningkat jumlah kunjungan masyarakat ke Dinas Perpustakaan itu, namun juga masih ada keluhan terkait ruang pelayanan yang masih kecil dan sempit,” ujarnya.
Kata Tauhid, pada zaman digitalisasi ini ruang-ruang pelayanan tersebut semakin dibutuhkan oleh masyarakat dan diharapkan bisa semakin nyaman untuk dinikmati.
Sementara itu terkait koleksi buku yang ada ucapnya masih terbatas, dimana perpustakaan daerah saat ini hanya memiliki 10 ribu judul buku dan terdiri dari 11 ribu eksemplar serta tahun terbitannya tergolong telah lama. Terkait hal itu ucap Tauhdi paling tidak perlu ada penambahan kemungkinan sekitar 25 ribu lebih judul buku lagi.
“Saya coba untuk mencari sebuah buku juga tidak ada, koleksi perlu ditambah tentu dengan porsi anggaran yang memadai. Ada juga saya pinjam buku itu sudah lapuk, mungkin juga perlu ada peremajaan dan perawatan,” ucapnya.
Selama turun melakukan kegiatan monev dirinya melihat antusias masyarakat mengunjungi perpustakaan daerah tersebut, bahkan dirinya juga menemukan sejumlah mahasiswa yang terlihat sedang menikmati fasilitas untuk mengerjakan tugas akhir. Kedepan dirinya mendorong agar perpustakaan daerah dapat tampil menjadi pusat rekreasi literasi oleh masyarakat Lombok Tengah.
“Tapi bagus saya apresiasi bersih dan rapi suasananya itu, bahkan saya minta itu untuk dikembangkan mungkin perpustakaan itu bisa dibuat seperti kebun atau taman atau tempat rekreasi membaca masyarakat,” pungkasnya.(nis)




