LOMBOK – Pemerintah RI menargetkan operasionalisasi Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia mulai pada bulan Oktober 2025. Hal ini diungkapkan Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat menghadiri kegiatan sosialisasi dan dialog Koperasi desa (Kopdes) merah putih di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Selasa (3/6/2025) siang.
“Kita pembentukan badan hukum dulu, nanti akan diumumkan oleh presiden. Operasionalisasi Oktober,” ungkapnya.
Katanya, sekarang tercatat sebanyak 78.200 Kopdes merah putih sudah terbentuk melalui Musdesus di seluruh Indonesia, sehingga diharapan sebelum Oktober nani target pemerintah pusat untuk membentuk 80 ribu Kopdes di Indonesia tercapai.
Disinggung skema bantuan dana dari pemerintah yang akan diberikan kepada setiap Kopdes, Wamen Koperasi menerangkan jika pemerintah saat ini masih melakukan pematangan terkait hal tersebut sambari menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi yang memadai melalui traning dan kegiatan lainnya.
“Kita akan matangkan skema pembiayaan, skema penyaluran dulu,” jawabnya.
untuk mendukung tercapainya peningkatan ekonomi masyarakat melalui Kopdes Merah Putih, pemerintah akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan koperasi merah putih kedepannya.
“Kita tetap akan evaluasi setiap enam bulan,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Gubernur NTB Lalu Muhammad Ikbal menyakini pran strategis Kopdes dalam membangun ekonomi desa. Gubernur juga menilai pentingnya managemen koperasi yang baik sehingga tidak terjadi permasalah serupa seperti Koperasi Unit Desa (KUD) yang sempat digalakkan pemerintah beberapa tahun lalu.
“Koperasi kita di NTB hampir 5.000, namun kondisinya hidup segan mati tak mau,” sentilnya.
Iqbal menegaskan, pihaknya saat ini membangun kerjasama dengan Universitas Mataram untuk memberikan pelatihan manajemen koperasi agar nantinya koperasi merah putih bisa berkembangan dengan baik.
“Kita akan berikan pelatihan manager koperasi,” katanya singkat.
Wakil Bupati Lombok Timur Edwin Hadiwijaya mengklaim jika pembentukan Kopdes Merah Putih sudah mencapi 100 persen. Sebanyak 56 desa sudah berbadan hukum dan sisanya masih berposes untuk memperoleh legalitas hukum.
“Mudahan sebelum dadline sudah tercapai, semua Kopdes sudah berbadan hukum,” harapnya.(fen)






