Kadinkes Loteng Janji Dana Non Kapitasi Puskesmas Dibayar Tahun Ini

oleh -831 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah (Suardi)

 

 

LOMBOK – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lombok Tengah, Suardi menegaskan terkait dana non kapitasi yang belum dibayar di Puskesmas Ganti, Kecamatan Praya Timur tahun 2024. Pihaknya memastikan akan dibayar tahun 2025 melalui APBD Perubahan.

 

Katanya, alasan dana non kapitasi tidak selesai dibayarkan dikarenakan pihak Puskesmas terlambat mengirimkan berkas pengajuan sehingga dana tersebut menjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA).

 

“Mungkin saat pengajuan pembayaran itu mereka terlambat, nanti bisa diajukan kembali dan kita bayarkan melalui APBD perubahan,” tegasnya kepada koranlombok.id di Kantor BupatiLombok Tengah, Selasa (10/6/2025).

 

Suardi menyampaikan, soal dana non kapitasi tersebut memang dibayarkan setiap bulannya kepada setiap Puskesmas, sementara itu sekarang tidak hanya di Puskesmas Ganti saja yang mengalami. Tapi hampir semua Puskesmas di Lombok Tengah.

Baca Juga  Deni Sampaikan Klarifikasi Sambil Menangis

 

Dana non kapitasi, kata dia, dibayarkan sesuai dengan klaiman setiap kasus kesehatan yang ditangani seperti perawatan korban kecelakaan ataupun tindakan lainnya yang masuk dalam aturan pembayaran non kapitasi.

 

“Langsung semua bukan hanya Puskesmas Ganti, tapi semua Puskesmas yang belum dibayarkan dana non kapitasi,” pungkasnya.

 

Sementara itu, awal mula temuan ini dibuka oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Tengah, Wirman Hamzani. Dia mempertanyakan dana jasa klaim non kapitasi yang tidak pernah dibayar oleh pemerintah kabupaten kepada petugas kesehatan di Puskesmas Ganti, Kecamatan Praya Timur sejak Januari sampai Desember 2024.

Baca Juga  Pupuk Subsidi Menipis, Dinas Pertanian Loteng Khawatir

Ditegaskan politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu, seharusnya dana jasa klaim non kapitasi dibayarkan setiap bulan oleh pemerintah kabupaten melalui dinas kesehatan.

“Saya turun monev satu bulan lalu di beberapa Puskesmas pertama kali di Puskesmas Ganti, khususnya kepala puskesmas mengeluhkan dana kapitasi yang belum dibayarkan tahun 2024,” ungkapnya kepada media, Kamis (5/6/2025).

 

Hamzan juga  mempertanyakan kinerja dinas kesehatan dan juga mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut temuan ini. Sebab, ia menduga ada oknum yang bermain soal dana kapitasi di puskesmas.

Baca Juga  Anggota DPRD Lombok Tengah Dilantik 28 Agustus, Berikut Daftar Namanya

Anehnya, pada tahun 2025 dana kapitasi malah sudah dibayarkan oleh dinas dari bulan Januari hingga Mei 2025.

“Kami dari Komisi IV mempertanyakan kemana dana kapitasi dengan total Rp 217 juta itu,” tegasnya.

 

Hamzan yakin, ketika dana kapitasi tidak ada kejelasan kapan dilakukan pembayaran oleh pemerintah maka akan berdampak terhadap pelayanan kepada masyarakat di bawah.

“Yang kami khawatirkan gara-gara ini petugas kesehatan yang ada malah mau melakukan mogok kerja,” katanya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.