LOMBOK – Rombongan Komisi IV DPRD Lombok Tengah turun melihat secara langsung kondisi SDN 1 Sengkol di Kecamatan Pujut. Informasi awal kondisi SDN 1 Sengkol sangat memprihatnkan, tiga ruang kelas tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Dewan melakukan kunjungan, Senin (21/7/2025).
Anggota Komisi IV DPRD Lombok Tengah, Ahmad Rifai menyampaikan, selain itu fasilitas toilet di sekolah tidak bisa digunakan sama sekali padahal sangat penting bagi siswa dan guru yang ada.
“Jangan sampai SD Negeri kalah dengan PAUD, kan rata-rata kalau PAUD itu malah punya fasilitas kamar mandi padahal swasta. Ini SD Negeri kok seperti itu, perlu kita hindari kondisi seperti itu karena penting sekali,” kata Rifai di ruang kerjanya, Selasa (22/7/2025).
Rifai menyampaikan, dalam kunjungan tersebut turut hadir Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Tengah, Jumadi yang menyatakan bahwa pada APBD Perubahan tahun 2025 untuk SDN 1 Sengkol telah dianggarkan perbaikan anggaran 200 juta untuk perbaikan atap sekolah.
Katanya, Komisi IV mengharapkan ada penambahan anggaran pada tahun 2026 untuk perbaikan fasilitas toilet dan tembok keliling serta penataan halaman.
“Kalau menurut hitungan kita cukup sudah Rp 500 juta, untuk pemagaran, kemudian penataan lingkungan, ruang kelas yang rusak juga itu,” katanya.
Ditambahkan Rifai, Komisi IV berencana akan memanggil semua pengawas SD yang ada di Lombok Tengah, hal tersebut untuk memastikan data berapa jumlah sekolah yang dalam keadaan rusak parah agar penganggaran pada tahun depan dapat jelas tepat sasaran.
“Jadi kan kita tau di pengawas kita akan minta data dari mereka,” pungkasnya.(nis)






