LOMBOK – Anggota Komisi II DPRD Lombok Tengah, Saipul Muslim angkat bicara soal wacana Pasar Seni Sengkerang di Kecamatan Praya Timur akan dijadikan sebagai rumah sakit type D.
Kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, hal tersebut harus dilihat dari bagaimana manfaat adanya pasar seni tersebut saat ini, jika misalnya dengan dijadikan bangunan rumah sakit type D akan lebih bermanfaat bagi masyarakat dirinya setuju, namun jika sebaliknya dirinya meminta Pemda memanfaatkan dengan maksimal.
“Bagi saya mana kira-kira yang lebih bermanfaat, kalau itu lebih bermanfaat jadi rumah sakit ya silakan saja daripada itu dibuat jadi sesuatu yang tidak ada manfaatnya,” ujarnya pada media, Jumat (15/8/2025).
Saipul menyentil Pemda Lombok Tengah pada setiap pembangunan tidak menyiapkan kajian dahulu soal kebermanfaatan setiap pembangunan yang dibuat, termasuk soal potensi apa saja yang ada di sekitar sentra-sentra yang dibangun sehingga adanya sentra tersebut dapat berkelanjutan.
Dirinya menekankan Pemda agar melihat Lombok Tengah secara utuh dalam membangun sarana dan infrastruktur yang telah dibangun, dengan tak lupa juga mengutamakan manfaat bagi masyarakat luas.
Lebih lanjut, Saipul menuturkan jika bangunan tersebut masih bisa difungsikan sebagai sentra kerajinan masyarakat, maka segera dimanfaatkan secara maksimal dan dilengkapi segala hal pendukungnya baik dari sisi pedagang ataupun bagaimana cara memancing pengunjung datang.
Menurut dia, melihat kondisi pariwisata di Pulau Lombok saat ini, masih belum terlalu banyak produk ataupun oleh-oleh kerajinan khas yang akan dibeli oleh wisatawan khususnya di Lombok Tengah, sehingga perlu juga misalnya ada perencanaan soal hal tersebut.
“Artinya kalau mau buat Pasar Seni ya apa yang dijual disana siapkan, siapa yang jual disana siapakan, harus betul-betul mantap planning jangan setengah-setengah ya lanjutkan dan kami dukung,” katanya.(nis)






