Mediasi Dugaan Adanya Aliran Sesat di Desa Beraim

oleh -1966 Dilihat
Waspada Aliran Sesat

 

 

LOMBOK – Pemerintah Desa Beraim, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah memfasilitasi mediasi dugaan adanya kelompok aliran sesat di desa setempat. Mediasi dilakukan Jumat, 26 Agustus 2025.

Kepala Desa Beraim, Lalu Januarsa Atmaja yang dikonfirmasi membenarkan adanya mediasi tersebut. Katanya, mediasi dilakukan oleh pengawasan aliran kepercayaan dan keagamaan dalam masyarakat (Pakem).

“Kalau kami hanya memfasilitasi, yang punya gawe dari Pakem. Ada orang kejaksaan, Kemenag, MUI dan pihak lainnya,” ungkap Kades Beraim yang dihubungi Koranlombok.id Minggu, 31 Agustus 2025.

Baca Juga  Lombok Timur Penyumbang PMI Terbesar Kedua di Indonesia

Dikatakan Kades, pihaknya memfasilitasi mediasi ini karena warga yang diduga mengajarkan aliran sasat itu sekarang melaksanakan kegiatannya bersama jemaah atau pengikutnya di Desa Beraim.

“Kalau mau tau hasil mediasi bisa konfirmasi pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI),” katanya.

Dikatakan Kades, mediasi berlangsung setidaknya dari pukul 14.00 hingga 17.00 di aula kantor desa. Informasi yang pihaknya terima, untuk ajaran yang dipimpin oleh inisial D tidak begitu jelas pihaknya terima. Namun cerita ini semua berawal dari kejadian yang menimpa D di Morowali, Sulawesi Tengah.

Baca Juga  PMI Asal Lombok Disiksa, Anggota DPR RI HBK Turun Tangan

Ceritanya, D yang sudah lama tinggal di Morowali sempat pingsan. Saat posisi tidak sadarkan diri, D mendapatkan bisikan gaib berupa bacaan alquran oleh orang yang D tidak ketahui. Dari kejadian itu, D mengklaim dirinya telah memperoleh ilmu.

“Pengakuan D, dia menyampaikan dapat bisikan. Makanya saat pulang ke kampung halaman di Desa Beraim dibuka pengajian. Cuma respons masyarakat pro dan kontra,” ceritanya.

Baca Juga  HBK Sebut Dua PMI Korban Kekerasan Akan Lapor ke Polda NTB

Ditambahkan Kades Beraim, pengajian ini sudah berlangsung lama dilaksanakan. Sekitar tahun 2018 sampai sekarang.

 

“Respons masyarakat tentang ini ada pro dan kontra. Makanya kami fasilitasi mediasi dilakukan Pakem. Kalau misi pengajian murid saja lebih tau,” tegasnya.

Redaksi Koranlombok beberapa kali menghubungi nomor ponsel D selaku pimpinan pengajian. Sampai berita ini diturunkan belum juga ada respons.(red)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.