LOMBOK — Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri angkat bicara terkait iuran untuk pembayaran hosting fee event MotoGP 2025 yang sebentar lagi digelar di Sirkuit Internasional Mandalika. Diketahui, negara melalui ITDC setiap event wajib membayar hosting fee kepada penyelenggara MotoGP Dorna. Tahun ini nilai hosting fee wajib dibayar Rp 291 miliar.
Kepada media, Pathul menegaskan terkait hosting fee menjadi wewenang komunikasi Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Katanya, Pemkab belum ada pembahasan lebih lanjut dengan pemerintah pusat yang seyogyanya memfasilitasi ini semua karena nilainya cukup besar.
“Misalnya dibagi setiap kabupaten sama-sama berapa, dan itu juga harus didiskusikan dengan DPR serta mendapatkan persetujuan internal,” tegas Pathul, Selasa 26 Agustus 2025.
Disampaikan bupati, Pemkab belum menyiapkan anggaran karena belum didiskusikan lebih lanjut. Karena ini memang badan usaha milik negara (BUMN), sementara di daerah ada BUMD, maka harus dilakukan joint operation (JO) atau sistem lain yang saling menguntungkan jika memang itu dalam bentuk usaha.
Katanya, untuk bentuk dukungan lain dari pemerintah kabupaten sejak dulu diklaim sudah ada. Mulai dari menjaga kondusifitas bersama hingga event perdana sampai tahun lalu sukses digelar.
“Dulu-dulu kan sampai pegawai ikut membeli tiket, dan itu bentuk kebersamaan semua itu,” katanya tegas.(hil)






