Gas Elpiji Langka, Dewan Supli Minta Pemkab Segera Atasi

oleh -1024 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID HM. Supli

 

 

LOMBOK – Anggota DPRD Lombok Tengah, Ahmad Supli merespons keluhan masyarakat soal kelangkaan tabung gas elpiji subsidi 3 kilogram.

Katanya, selain pemerintah semua unsur harus mencari tahu apa penyebab kelangkaan tabung elpiji. Diharapkannya ada langkah untuk menjawab keluhan masyarakat.

 

“Keluhan masyarakat harus segera ditutup dengan cara memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya kepada jurnalis koranlombok.id, Senin 15 September 2025.

Baca Juga  Segara Perbaiki SDN Kwang Rase! Dewan Wahyudi Tuding Pemkab Pilih Kasih

 

Sementara itu salah satu pedagang soto dan lalapan di Praya, Nur Afsohah mengatakan sulit mencari tabung gas 3 kilogram di sekitar Kota Praya. Kondisi ini sudah berlangsung selama satu bulan terakhir.

Untuk keperluan warungnya paling tidak dibutuhkan minimal empat tabung gas untuk memasak soto dan menggoreng lalapan, sedangkan saat ini penukaran gas ukuran 15 kilogram juga tidak ada.

Baca Juga  Dewan NasDem Dorong Pathul Lakukan Mutasi Sebelum Lebaran

 

“Ini susah sekali, biasanya setiap hari kita ada langganan yang selalu antrakan tapi sejak langka ini sudah tidak ada, ini aja suami saya cari tabung gas sampai ke Sengkol,” katanya.

 

Dengan kondisi langkanya gas juga menyebabkan pengecer menjual dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 20 ribu sampai Rp 27 ribu.

Baca Juga  Dewan Loteng Tingkatkan Kapasitas Melalui Bimtek RPJPD

 

Dia mengaku omzet berkurang, namun soal harga makanan dirinya tidak berani menaikan karena khawatir akan diprotes oleh pelanggan lainnya.

“Ya namanya kita butuh ya berapa pun dijual kita berani beli,” katanya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.