Segel Kantor Desa Batu Tulis Dibuka, Camat Pastikan Pelayanan Kembali Normal

oleh -1026 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Aksi massa pendemo saat menyegel pintu Kantor Desa Batu Tulis, Kamis 16 Oktober 2025.

 

Video Kantor Desa Batu Tulis Disegel:

 

 

 

LOMBOK – Segel kantor Desa Batu Tulis, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah telah dibuka. Sekarang pelayanan diklaim telah kembali normal oleh pemerintah kecamatan.

 

Camat Jonggat Lale Anys Fajriani menyampaikan jika segel kantor desa telah dibuka bersama pihak kepolisian, TNI, dan Satpol PP. Segela dibuka agar pelayanan masyarakat tidak terhambat. Dalam polemik ini, pihak kecamatan siap memfasilitasi mediasi dengan pihak pendemo demi menjaga kondusi di desa.

 

“Segel sudah dibuka. Untuk pendemo memang tidak ada pemberitahuan ke pihak kami, dan pihak kecamatan sendiri tidak ada yang pergi ke sana. Yang ada hanya dari kepolisian dan Satpol PP,” ungkapnya saat dikonfirmasi Koranlombok.id, Senin 20 Oktober 2025.

Baca Juga  Asyik Bermain Layang, Bocah 7 Tahun Tewas Terseret Arus Saluran Irigasi

 

Aksi penyegelan Kamis, 16 Oktober 2025, dikatakan camat pelayanan di Kantor Desa Batu Tulis diklaim tetap berjalan meskipun pelayanan di berugak.

 

“Pelayanannya sekadar menyampaikan tanpa peralatan, tapi kalau sudah meminta surat keterangan dan sebagainya pasti akan terhambat,” yakinnya via sambungan telpon.

Baca Juga  Heboh Jembatan di Mertak, di Plang Tercantum 93 Juta, Kades Klarifikasi jadi 45 Juta

 

Terkait dengan pelayanan saat ini, segel sudah dibuka dengan alasan agar pelayanan masyarakat tidak terhambat.

Adapun langkah dari kecamatan yaitu menawarkan untuk menghubungi pihak pendemo. Jika memang siap dimediasi maka pihaknya siap.

 

“Kebetulan tidak ada Pak Kades dan bagian keuangan karena sedang di kejaksaan untuk pendampingan yang jadwalnya hari ini. Ada Sekdes bersama BPD, kami tawarkan agar mereka menghubungi pihak pendemo untuk dilakukan mediasi,” tegasnya.

 

Untuk pengawasan dari kecamatan, camat mengatakan pihaknya hanya mengawasi perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban kegiatan.

Baca Juga  Pembangunan Gedung Sentra IKM Sengkerang Dicurigai Tak Sesuai Spesifikasi

Dia berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, terlebih di desa. Sebab, pada dasarnya kita semua adalah keluarga, sahabat, dan tetangga. Oleh karena itu, harus mengedepankan komunikasi yang baik agar tidak terjadi miskomunikasi.

 

“Kalau memang ada hal-hal yang perlu dipertanyakan, kan ada BPD. Silakan sampaikan ke BPD. Jika ada kelemahan terhadap pemerintahan desa, sampaikan ke BPD agar nanti disampaikan ke pihak desa,” tutupnya.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.