Keluar Hingga Larut Malam, Dua Bocah di Lombok Tengah Terpaksa Dinikahkan

oleh -1269 Dilihat
FOTO ISTIMEWA / Dua bocah cilik yang terpaksa dinikahkan di Lombok Tengah.

 

 

 

LOMBOK – Dua anak bawah umur di Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah terpaksa dinikahkan setelah keduanya pulang hingga larut malam. Dalam adat warga setempat, membawa perempuan keluar sampai malam hari dianggap sebagai pelanggaran yang harus diselesaikan dengan cara dinikahkan.

 

 

Kepala Desa Tumpak, Rosadi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pernikahan itu terjadi setelah pihak keluarga mengetahui kedua anak itu pergi bersama hingga malam hari.

Kedua anak yang dinikahkan inisial T (15) tahun, warga Desa Tumpak dan S (14) tahun, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat. S diketahui masih duduk di bangku kelas 1 SMP.

 

Kejadian bermula pada Rabu malam, 4 Maret 2026. Dimana usai waktu Magrib S diajak keluar oleh T untuk jalan-jalan namun lupa waktu hingga larut malam.

Baca Juga  500 Guru Ngaji di Loteng Keciprat Insentif 100 Ribu

 

“Ketika saya tanya si laki-laki apakah sudah izin kepada orang tua perempuan, dia menjawab belum. Dia mengaku meminta si perempuan meminta izin kepada orang tuanya. Tapi perempuan mengatakan sudah, tetapi ternyata dia membohongi T,” cerita Rosadi kepada jurnalis Koranlombok.id, Senin 9 Maret 2026.

 

Rosadi mengungkapkan, pihak desa awalnya mengetahui kejadian tersebut setelah dikonfirmasi oleh salah seorang wartawan. Setelah mendapat informasi tersebut, dia kemudian menghubungi kepala dusun pada Sabtu, 7 Maret 2026 untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.

 

Dari keterangan kepala dusun, diketahui bahwa keduanya telah dinikahkan pada Jumat malam, 6 Maret 2026. “Kata Kadus memang sudah terjadi kesalahan. Saya sudah menyampaikan kepada orang tua, tetapi mereka tidak mau menerima jika anaknya diantar pulang. Sebelum proses besejati selabar, pihak keluarga perempuan sudah diberi tahu bahwa ada persoalan. Akhirnya pada Kamis dilakukan besejati selabar, dan orang tua perempuan menyampaikan bahwa pada Jumat malam anak mereka akan langsung dinikahkan,” katanya.

Baca Juga  Tempo Mendapat Kiriman Kepala Babi, Ditujukan untuk Host Bocor Alus Politik

 

Kades menambahkan, setelah berbuka puasa, rombongan keluarga dari pihak perempuan datang secara berbondong-bondong ke rumah pihak laki-laki untuk melangsungkan proses pernikahan.

 

Dia mengungkapkan, berdasarkan keterangan kepala dusun setempat sempat terjadi ketegangan karena keluarga perempuan mendesak agar pernikahan segera dilangsungkan namun kondisi saat itu warga setempat masih melakukan ibadah salat tawarih.

 

Kata Kades, berdasarkan keterangan Kadus bahwa dirinya tidak berani sembarangan menikahkan anak di bawah umur. Namun karena desakan dari pihak keluarga perempuan, pernikahan akhirnya tetap dilaksanakan.

Menurut Rosadi, desakan dari keluarga perempuan juga dipicu oleh adanya informasi negatif yang mereka terima mengenai anaknya.

Baca Juga  Polisi Beberkan Identitas Empat Korban Kecelakaan Maut di Lombok Tengah

“Namun informasi negatif tersebut tidak benar, karena saya sudah langsung mengecek kepada kedua pengantin,” ungkapnya.

 

Sebagai langkah lanjutan, Rosadi mengatakan pihak desa bersama pihak terkait telah mendatangi lokasi untuk memberikan arahan kepada pasangan tersebut. Ia menegaskan, pengantin perempuan akan diberikan suntikan KB guna mencegah terjadinya kehamilan dini.

 

“Kami bersama pihak terkait langsung ke lokasi untuk langkah selanjutnya. Kami juga menekankan kepada pasangan pengantin agar tidak melakukan hubungan suami istri terlebih dahulu sebelum suntik KB,” kata Kades.

 

Soal pendidikan pengantin perempuan, Rosadi mengatakan berdasarkan keterangan psikolog, S masih memungkinkan untuk melanjutkan sekolah apabila ada pihak sekolah yang bersedia menerima.

“Namun dengan syarat harus ada persetujuan dari suami serta orang tuanya,” pungkasnya.(hil).

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.