Air Bercampur Lumpur Masuk ke Area Sirkuit Mandalika

oleh -693 Dilihat
FOTO ISTIMEWA / Tangkapan layar pada akun facebook Dina's Warung memperlihatkan air masuk melalui Black Gate Sirkuit Mandalika setinggi betis orang dewasa, Rabu 25 Februari 2026.

 

 

LOMBOK – Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika nyaris tergenang air saat hujan turun, Rabu 25 Februari 2026. Sementara dalam video yang beredar, air bercampur lumpur terlihat masuk melalui Black Gate Sirkuit Internasional Mandalika. Jalan raya di depan black gate tergenang air.

 

Kepala Dusun Rangkap I Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah Lalu Adnan mengatakan saat ini kondisi telah berangsur normal. Dimana masyarakat bergotong royong membersihkan lumpur yang menggenang.

 

“Kemarin air sampai jalan raya depan sirkuit itu sekarang tinggal kita bersih bersih saja ini,” ungkapnya via ponsel, Kamis, 26 Februari 2026.

Kata Kadus, beruntung banjir tak menyebabkan rumah milik masyarakat mengalami kerusakan. Begitu juga sejumlah homestay dan penginapan yang ditempati wisatawan.

Dia berharap pemerintah segera bergerak menangani banjir dengan membuat saluran drainase di permukiman warga.

“Bagaimana menanggulangi hal ini kedepan agar menjadi contoh banjir dan longsor ini,” katanya.

Baca Juga  187 Perusahaan Sumbang Sampah di Destinasi Wisata Lombok

 

Sementara itu kabar Sirkuit Mandalika mengalami banjir, dia mengaku tidak mengetahui pasti apakah sampai ke areal dalam atau tidak.

“Posisi saat itu kami juga sedang melihat warga,” singkatnya.

 

Tokoh pemuda lingkar Sirkuit Mandalika, Alus Darmiah mengatakan kondisi saat ini banjir telah surut dan warga sekitar telah melakukan aktivitas dengan normal kembali.

Beruntung rumahnya tidak terendam banjir karena berada di permukaan tanah yang lebih tinggi daripada sirkuit. Sementara beberapa rumah milik warga di depan rumhanya terendam banjir karena berada di permukaan lebih rendah. Termasuk rumah – rumah warga di Dusun Ujung Daya tepat di depan sirkuit.

 

Menurut Alus, selain karena curah hujan yang tinggi banjir juga dikarenakan bukit – bukit di sekitar sirkuit dikeruk untuk pembangunan vila dan hotel. Meskipun telah dibuatkan drainase di sekitar lokasi permukiman, namun tidak maksimal karena hanya dibuat menggunakan pipa.

Baca Juga  Pelayanan Nyaris Lumpuh, Segel Kantor Desa Lantan Dibuka Malam Hari

Katanya, air yang turun dari bukit juga membawa material lumpur yang otomatis menggenangi rumah warga dan jalan raya di depan areal sirkuit antara di Dusun Rangkap I, Dusun Sekar Kuning dan Dusun Ketapang.

 

“Bahkan setengah badan jalan bypass ditutup,” ceritanya.

 

“Memang banjir ini karena kemajuan di Kawasan Khusus Mandalika, pembangunan di sana sini, kalau dulu kan rumah warga dan hanya pariwisata seperti biasa alakadarnya, kalau sekarang ada hotel dan banyak tembok – tembok sehingga air mencari jalan sendiri,” katanya.

 

Di samping itu, dalam keterangan resmin Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria memastikan seluruh sistem pendukung sirkuit, termasuk sistem drainase dan kesiapan tim operasional berada dalam kondisi optimal untuk menghadapi cuaca ekstrem.

 

“Kondisi lintasan tetap terjaga. Tidak terdapat genangan air di jalur utama lintasan, limpahan air yang terlihat berasal dari area di luar sirkuit dan mengalir ke bagian tepi trek. Sistem drainase sirkuit berfungsi optimal dalam mengalirkan air dan menjaga permukaan lintasan dari genangan berlebih,” katanya dalam keterangan resmi.

Baca Juga  Nursiah Panggil Investor ‘Nakal’ Lakukan Penimbunan di Pantai Torok

 

Kata Priandhi Satria, beberapa dampak minor akibat cuaca ekstrem yang diperbaiki pihaknya antara lain, kerusakan pada penutup LED gantry serta material promosi di Tikungan 1 dan Tikungan 17.

Tim operasional sirkuit segera melakukan penanganan cepat dengan pembersihan puing-puing, penggunaan high pressure washer dan blower di sejumlah titik, serta pengamanan papan circuit branding yang terdampak angin kencang.

 

“Sebagai pengelola berbagai aktivitas harian di sirkuit maupun kalender event motorsport, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus memantau perkembangan cuaca berdasarkan informasi dari BMKG dan BPBD untuk memastikan seluruh aktivitas di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit berjalan aman dan sesuai standar operasional yang diberlakukan,” pungkasnya. (nis)

 

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.