Tuntut Pelayanan Kesehatan Lebih Baik, Dewan Rifa’i Janji Suarakan

oleh -1221 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID Anggota DPRD Loteng, Ahmad Rifa’I saat berada di tengah-tengah masyarakat usai menggelar kegiatan reses, pekan kemarin.

LOMBOK – Sebagian besar warga di wilayah Kecamatan Janapria  dan Kopang menuntut pelayanan kesehatan lebih baik lagi di tingkat bawah. Suara ini disampaikan warga saat kegiatan reses anggota DPRD Lombok Tengah, Ahmad Rifa’i pekan kemarin.

Politisi PKS ini mengaku, aspirasi warga saat reses kemarin tentu berbeda dengan reses sebelumnya. Hari ini tiba-tiba warga membicarakan dengan lantang soal pelayanan kesehatan.

Baca Juga  Wamenpar Perkirakan 4,8 Triliun Perputaran Ekonomi Selama MotoGP

“Dari semua tempat saya reses masyarakat menginginkan pelayanan kesehatan lebih baik,” katanya kepada jurnalis Koranlombok.id, Sabtu (18/2/2023).

Pelayanan kesehatan yang dimaksud warga, lanjut dewan dua periode ini. Baik dari segi kerahaman petugas, fasilitas bangunan Pustu dari masing-masing desa. Menurut warga kondisi ini sangat memprihatinkan.

Baca Juga  Warga Desa Lelong Buka Harga Rp 30 Juta Tanah Per Are

Namun Rifa’i memastikan ini akan lebih baik lagi pada tahun 2023, pasalnya semua dana pokok pikiran (Pokir) dewan diarahkan ke Dinas Kesehatan dan Pendidikan.

“Dan ini bentuk perhatian kami juga semua di DPRD,” tegasnya.

Adapun titik reses Rifa’i, di antaranya Desa Dasan Baru, Desa Durian, Desa Kerembong, Desa Bakan, Desa Jango dan Desa Lekot.

Baca Juga  Sempat Didemo, PT. Elnusa Petrofin Buka Semuanya di Sini

Ditambahkan Rifa’i, bukan hanya soal kesehatan ada juga warga yang menyampaikan aspirasi terkait pertanian. Petani menginginkan harga gabah naik, apalagi mendekati musim panen tahun ini.

“Ini memang kita tahu penyakit tahunan ya, tapi ini harus kita suarakan juga. Intinya petani harus sejahtera,” pungkasnya.(red)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.