Belasan Tahun Tak Membangun, Kades Sekaroh Minta PT. ESL ‘Angkat Kaki’

oleh -2656 Dilihat
FOTO ISTIMEWA Petinggi PT. ESL, Pj Gubernur, Pj Bupati Lombok Timur dan jajaran Forkopinda saat hendak peletekan batu pertama pembangunan bulan November 2023.

LOMBOK – Kepala Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur Mansyur mempertanyakan keseriusan pihak PT. Eco Solutions Lombok (PT ESL) untuk merealisasikan pembangunan ratusan vila yang sempat dilakukan ground breking tahun lalu.

Mansyur mengatakan, luas lahan yang dikuasai perusahaan sebanyak 339 hektare, dan sudah memiliki izin sejak tahun 2013 namu belasan tahun belum dilakukan pembanguna vila.

“Sejak tahun 2013 sampai 2024 pembangunan vila di PT. ESL ini belum berjalan,” tegasnya, Minggu (28/1/2024).

Baca Juga  Bupati Pathul Teken Kerjasama Operasional Sea Plane

Berdasarkan informasi yang pihaknya terima, akan dibangun ratusan vila dan menyerap tenaga kerja setempat.“Mereka akan membuat 100-200 vila namun sampai tahun 2024 ini beluam ada,” sentilnya.

Mansyur mengungkapkan jika pembangunan sampai saat ini masih belum ada kejelasan, baru hanya terlihat bok barang dan kawat pagar di lapangan.

“Tidak ada informasi dan tidak ada pemberitahuan kok ujuk – ujuk merekrut orang luar Desa Sekaroh,” katanya protes.

Kades menjelaakan pada tanggal 28 November 2023 sudah dilakukan peletakan batu pertama yang dihadiri oleh Penjabat Gubernur NTB, Lalu Gite Aryadi, Pj Bupati Lotim dan pihak perusahaan.

Baca Juga  Warga Puyung Tolak Kantor Bupati Masuk Renteng, Sekda Malas Merespons

Sementara oleh perusahaan, warga sering dijanjikan untuk bekerja namun belum ada yang diperdayakan. Malahan informasi yang pihaknya terima PT. ESL merekrut orang luar Desa Sekaroh untuk bekerja sehingga membuat situasi tidak nyaman dan tidak berjalanya pembanguan.

“Tidak hanya itu saja kami mendesak PT. ESL secepatnya membangun,” pintanya tegas.

Baca Juga  Fenomena THR, Tunjangan yang Ludes Sehari

Kades menyampaikan beberapa tuntutan dari masyarakat yakni, menuntut janji perusahaan  terkait pemberdayaan warga sekitar Sekaroh. Kemudian mendesak PT. ESL segera melakukan pembangun vila sesuai dengan janjinya.

“Jika tidak diperdayakan masyarakat Desa Sekaroh dan tidak tidak ada pembangunan, segera angkat kaki,” pintanya tegas.

Sampai dengan berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak perusahaan PT ESL atas polemic yang muncul.(fen)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.