Bentrok di Sembalun, Polisi Amankan 10 Remaja

oleh -2082 Dilihat
FOTO FENDI JURNALIS KORANLOMBOK.ID Sejumlah remaja dari dua dusun di Desa Sembalun Bumbung saat menunggu dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, Rabu pagi (3/4/2024).

 

LOMBOK – Waga dua dusun di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur terlibat bentrok. Kejadian ini pun viral di media sosial. Bentrok warga ini terjadi antar warga Dusun Bebante dengan Dusun Jorong, Selasa malam sekitar pukul 22.00 wita. Beruntung kejadian ini bisa direda Rabu dini hari.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Nikolas Osman membenarkan peristiwa tersebut. Dimana pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap remaja dari dua dusun tersebut. Sejauh ini sudah 10 remaja diamankan di Polres Lombok Timur guna memperjelas peristiwa tersebut.

Baca Juga  Kemenag Lombok Tengah Ungkap Penyebab Jadwal Keberangkatan CJH Telat Dikeluarkan

“Di tunggu saja,” katanya singkat.

Sementara, informasi yang diterima jurnalis Koranlombok.id kejadian bermula saat terjadinya pemukulan terhadap pemuda inisial U dari Sembalun Lawang oleh orang tidak dikenal. Dimana saat itu korban tengah menemani temannya ngapel di rumah pacarnya.

Akibat kejadian tersebut korban meminta bantuan saudara misannya di Dusun Bebante untuk mengantar pulang dan meminta agar peristiwa itu tidak diperpanjang.

Baca Juga  Suarakan Dana Siluman di DPRD NTB, BEMNUS NTB Desak Kejati Tetapkan Tersangka

“Saya hanya minta diantra pulang, saya bilang sudah jangan di permasalahkan nanti masalahnya semakin besar,” ungkap U yang ditemui di Mapolres, Rabu pagi (3/4/2024).

Diceritakan U atau korban, sementara apa yang disampaikan korban rupanya tidak diindahkan teman korban dari Dusun Bebante. Parahnya, rekan korban malah mencari pemuda asal Dusun Jorong dengan langsung membawa parang.

“Kami sedang jalan balik dari Indomart tiba- tiba di hadang, dua orang bawa parang dan hendak dihunus,” sambung cerita J pemuda yang dihadang.

Baca Juga  Pathul Target PAD MotoGP 3 Miliar Lebih, Semua ASN Diimbau Nonton

Akibat ancaman tersebut, J dan teman- temannya berlari pulang ke rumah. Namun pelaku yang membawa parang di duga mengucapkan kata- kata kotor sehingga menimbulkan reaksi dari warga sekitar lokasi sehingga terjadi bentrokan.

“Sehingga orang yang tadarusan dan warga keluar,” tuturnya singkat.(fen)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.