Pasar Hewan Batunyala, Dewan Alimudin Minta Dipercantik

oleh -2137 Dilihat
FOTO DIKI WAHYUDI JURNALIS KORANLOMBOK.ID Begini kondisi pasar hewan di Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah.

 

LOMBOK – Isu relokasi pasar hewan di Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah telah lama hilang. Anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang (PBB) Alimudin meminta kepada Pemkab untuk menata pasar hewan tersebut dengan dibuatkan tempat parkir yang layak, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas.

Menurut Alimudin, lahan yang tersedia masih cukup luas dan telah lama berstatus menjadi milik Pemkab. Sementara lapak para pedagang ternak bisa saja diletakan lebih belakang dan area depan pasar diratakan dan ditalud, kemudian ini khusus diperuntukan sebagai tempat parkir.

Baca Juga  Diduga Dibunuh, Hasil Autopsi Wanita dari Desa Kawo Belum Keluar

“Kalau tidak bisa direlokasi mungkin diperluas sehingga tempat kendaaran ini bisa parkir di tempat yang sesuai, karena titik negatifnya kemacetan,” terangnya kepada jurnalis Koranlombok.id, Jumat (3/5/2024).

 

Sementara itu pihak Pemerintah Desa Batunyala menolak jika rencana relokasi kembali mencuat, hal itu karena banyak masyarakat secara ekonomi bergantung kepada keberadaan pasar tersebut.

Baca Juga  Polres Loteng jadikan Atensi Kasus Jual Beras Bansos di Dua Desa

 

Terkait hal itu, menurut Alimudin perlu dipikirkan oleh Pemkab Lombok Tengah jika tanah ini telah dibebaskan maka sekalian ditata dan dijadikan pasar hewan ataupun pasar tradisional yang besar seperti yang ada di Desa Barabali, Kecamatan Batukliang karena wacana pembuatan pasar di Batunyala sudah sejak lama.

Sebelumnya lahan di Dusun Riris atau simpang empat Desa Batunyala direncanakan akan dijadikan pasar, namun entah apa yang menjadi kendala dan belum terealisasi hingga sekarang. Sementara itu di Kecamatan Praya Tengah jumlah pasar sangat kurang, hanya ada di Desa Kelebuh dan Pengadang dan waktunya buka sekali seminggu.

Baca Juga  20 Persen Jalan Belum Mantab, Begini Respons Ketua Dewan Loteng

 

“Mungkin itu sebagai alternatif menghadapi dilema antara kepentingan masyarakat dan kepentingan pemerintah,” tegas dia.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.