LOMBOK – Mantan Bupati Lombok Tengah, Lalu Wiratmaja alias Mamiq Ngoh menyebutkan Lalu Muhammad Iqbal adalah figur yang cocok memimpin NTB kedepan.
Kata Miq Ngoh, bidang tempatnya berkarir selama ini di kancah internasional tidak diragukan lagi, terlebih saat ini sedang diusia sangat produktif.
“Jadi untuk NTB ini paling tepat dia (Iqbal, red), karena disiplin, ilmu agama dan hubungan internasional, insyaallah karena potensi NTB ini mendunia apalagi beroperasinya Bandara Internasional,” katanya, Rabu (10/7/2024) di Praya.
Mamiq Ngoh mengajak keluarga besar dan berbagai lapisan masyarakat lainnya untuk mendukung Lalu Iqbal dan Indah di Pilkada NTB.
Sementara sosok Indah, kata Miq Ngoh, ia menyebutkan sebagai sosok yang merakyat dan dapat diandalkan kendati merupakan seorang pemimpin wanita.
“Dengan pengalamannya, Indah juga sosok bisa jadi pemimpin yang lebih gesit daripada pemimpin pria,” yakinnya.
Sementara itu, Bupati Bima Indah Damayanti Putri mendatangi kediaman keluarga besar Bakal Calon Gubernur NTB, Lalu Iqbal tepatnya di kediaman Mamiq Ngoh.
Dalam pertemuan tersebut dikatakan oleh Indah juga dalam rangka bersilaturahmi dan ikut mendoakan Lalu Iqbal yang telah menginjak usia ke 52 tahun.
“Menyambung karena kemarin beliau juga sudah hadir di Bima, kami menyambangi keluarga besar beliau di Lombok Tengah terutama ke keluarga Mamiq Ngoh dan Suhaimy dan semua,” katanya kepada media.
Kendati saat ini dirinya telah mendapatkan surat tugas dari Partai Golkar bersama dengan sejumlah kader potensial lainnya, Indah mengaku masih menunggu hasil survei kedua yang dilakukan internal partai untuk Pilkada Juli 2024.
“Kita lihat hasilnya, nanti ini juga yang menentukan arah dukungan Golkar,” jawabnya.
Sementara itu dikesempatan yang sama, Lalu Iqbal mengatakan terkait deklarasi pencalonan mereka akan memastikan kejelasan rekomendasi dari sejumlah partai politik dahulu, terlebih saat ini mereka telah bersepakat berpasangan dalam Pilkada NTB.
“Yang jelas ini road to deklarasi, jadi sedikit demi sedikit kita selesaikan sampai puncaknya di deklarasi,” kata Iqbal.(nis)





