Dua JCH Asal Lombok Tengah Gagal Diterbangkan ke Tanah Suci Makkah

oleh -941 Dilihat
FOTO ANIS JURNALIS KORANLOMBOK.ID/ Petugas dari Kementerian Haji Lombok Tengah saat menerima koper milik jemaah calon haji di eks gedung Aerotel Praya, Senin 20 April 2026.

 

 

 

LOMBOK — Dua jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Lombok Tengah dipastikan gagal berangkat ke tanah suci Makkah. Satu orang menunda keberangkatan karena sakit stroke, satunya lagi meninggal dunia sebelum keberangkatan.

 

 

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Lombok Tengah, H. Lalu Samsul Hadi mengatakan kedua jemaah calon haji tersebut sebenarnya telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi, termasuk pelunasan biaya haji dan penerbitan surat keputusan (SK) keberangkatan.

 

Adapun dua jemaah calon haji ini, Rabi’ah Basarudin dari Kecamatan Praya Timur yang tergabung dalam Kloter 02. Dia menunda keberangkatan karena mengalami sakit stroke. Sementara M. Yasin dari Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat yang tergabung dalam Kloter 07 meninggal dunia.

Baca Juga  Gangguan, Pendaftar P3K Belum Bisa Mengakses

 

 

Menurut Samsul Hadi, untuk jemaah yang sakit keberangkatan dapat diajukan kembali pada tahun depan apabila kondisi kesehatan sudah memungkinkan.

 

“Untuk tahun ini pasien yang stroke tidak bisa berangkat karena sakit,” ungkap kepada media, Senin 20 April 2026.

Baca Juga  Perang Topat Mendamaikan Umat Muslim dan Hindu di Tanah Lombok

 

 

Selain itu, keluarga juga memiliki opsi untuk mengajukan penggantian atau pelimpahan porsi kepada ahli waris sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Kementerian Haji dan Umrah.

Sementara itu, terkait biaya keberangkatan bagi jemaah yang menunda hingga tahun depan, pihaknya menyebut akan mengikuti kebijakan biaya haji yang berlaku pada tahun 2027.

 

Ditambahkan Samsul Hadi, dari total 392 orang jemaah haji, jumlah jemaah lanjut usia 36 orang dan enam orang diantaranya menggunakan kursi roda.

“Usia jemaah paling tua yakni 86 tahun dan insyaallah masih bisa berangkat dan alhamdulilah dalam kondisi sehat,” ucapnya.

Baca Juga  DPMD Lombok Tengah Diminta Hapus Program Kunker Kades

Selanjutnya, pada hari ini di Eks Gedung Aerotel para jemaah yang tergabung dalam kloter 02 mulai mengumpulkan koper sampai dengan pukul 17.00 WITA. Sementara pelepasan jemaah akan dilakukan pada Rabu, 22 April 2026 di Halaman Masjid Agung Praya pada pukul 15.00 WITA.

 

“Insyaallah akan terbang ke Madinah pada tanggal 23 April 2026,” bebernya.(hil/nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.