Bawaslu Tak Menemukan Surat Suara Rusak Tercoblos

oleh -3530 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID Sejumlah petugas saat mensortir dan melipat surat suara di gedung eks Aerotel Praya, Selasa (2/1/2024).

LOMBOK – Sampai dengan saat ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Tengah tak menemukan ada surat suara rusak karena tercoblos. Temuan sementara ini surat suara rusak karena kesalahan cetak seperti buram, adanya tumpahan tinta, hingga kolom partai dan nama yang kosong.

“Belum ada sampai hari ini kami temukan surat suara yang tercoblos,” tegas Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi, Masyarakat dan Humas Bawaslu Lombok Tengah, Usman Faesal  kepada jurnalis Koranlombok.id, Kamis (4/1/2024).

 

Usman mengatakan, pihaknya sekarang juga tengah mengatensi kondisi gudang yang berada di BLK LN sebagai gudang penyimpanan logistik Pemilu. Di gudang BLK LN ini, rentan bocor dan penyimpanan kotak suara suara yang tidak menggunakan alas bawah. Maka dari itu, Bawaslu memberikan saran perbaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan waktu 3 hari.

Baca Juga  Gilir Siswi SMP, Sembilan Orang jadi Tersangka di Lombok Tengah

Berikutnya gudang atau eks Aerotel, Bawaslu memberikan saran kepada KPU agar pintu di sebelah selatan ditutup demi keamanan surat suara.

“Kami khawatir lembab itu dan kemudian bocor berpotensi surat suara itu rusak, sehingga kita berikan saran perbaikan kepada KPU,” katanya.

 

Pihaknya akan melihat berapa keseluruhan surat suara yang rusak setelah selesai proses lipat dan sortir, nantinya Bawaslu baru akan memantau pemusnahan surat suara tersebut.

 

Disamping itu, Koordinator Bidang SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Lombok Tengah, Sudirman Haryanto menyatakan pihaknya melakukan pengawasan melekat pada perlengkapan logistik agar tepat jumlah, tepat jenis, bentuk, ukuran, spesifikasi, tepat kualitas dan tepat waktu.

 

Dijelaskannya, berdasrkan Peraturan Bawaslu Nomor 12 tahun 2023 tentang pengawasan pengadaan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan suara, dukungan perlengkapan lainnya dalam Pemilu.

Baca Juga  Kasus Tiga Orang Petani di Lombok Tengah, LSBH NTB: Ini Upaya Kriminalisasi!

Temuan selama ini, terdapat kerusakan surat suara Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 3.873 surat suara dari 79.000 surat suara yang telah diterima.

Sedangkan 809 surat suara yang rusak untuk pemilihan DPRD Provinsi Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Nusa Tenggara Barat, dari total 39.7632 yang telah diterima, dan sebanyak 1.645 surat suara yang rusak untuk DPRD Provinsi Dapil 8 Nusa Tenggara Barat dari total 39.1732 yang telah diterima.

 

Selain ada kerusakan surat suara karena kesalahan cetak, Bawaslu juga menemukan sejumlah surat suara yang berlubang kecil seperti ukuran jarum pentol.

Dari temuan ini, pihaknya telah meminta KPU untuk mengatensi hal tersebut, sementara itu para petugas sortir dan lipat selalu dicek sebelum masuk atau sesudah selesai proses sortir dan lipat.

Baca Juga  Siswa SMP Tawuran di Praya Timur Akan Disanksi

“Memang ada bolong sedikit seperti jarum kecil ya bukan jarum besar, tapi itu kita sortir juga supaya tidak ada kesan itu masih bagus,” ujarnya.

Ia menambahkan, adapun logistik yang belum tiba adalah formulir salinan dan perlengkapan lainnya seperti sampul bungkus.

Dalam kesempatan itu, Bawaslu mengaku telah menugaskan dua orang pengawasan di masing-masing gudang pengelolaan, sementara jika ada pengawas yang berhalangan dapat digantikan oleh Panwascam.

“Kita usahakan dengan kekuatan yang kita miliki kita maksimalkan pengawasan, karena begini saat ini kita fokus ke perekrutan Pengawas TPS dan pelatihan saksi parpol,” pungkasnya. (nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.