Tiga Pejabat Loteng jadi ‘Serep’ Pathul Bahri di Pilkada Loteng

oleh -1920 Dilihat
FOTO DIOLAH TIM KORANLOMBOK.ID Sekda Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya, Kepala Dikbud Lalu Idham Khalid dan Kadis Pariwisata Lalu Sungkul.

 

LOMBOK – Tiga pejabat birokrasi Lombok Tengah bakal menjadi ‘serep’ alias cadangan dari Lalu Pathul Bahri untuk menguasai kursi pemerintahan. Ketiga pejabat itu, Sekda Lalu Firman Wijaya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lalu Idham Khalid dan Kepala Dinas Pariwisata Lalu Sungkul.

Hasil penelusuran jurnalis Koranlombok.id, tiga pejabat ini sedang disiapkan maju di Pilkada Lombok Tengah 2024. Akan tetapi sampai sekarang Pathul Bahri belum menjatuhkan pilihan. Pathul masih fokus menunggu rekom DPP Partai Gerindra untuk dijadikan tiket maju di Pilgub NTB.

“Kalau Pathul maju Pilgub ya mereka ini disiapkan jadi pengganti di Lombok Tengah,” kata sumber yang minta identitasnya disembunyikan.

Sekarang ini, kata sumber itu, ketiga dari kalangan pejabat masih menunggu hasil rapat internal digelar dalam waktu dekat. Namun sementara konsentrasi terpecah mengingat Pathul masih sibuk keliling kabupaten kota jelang Pilkada serentak.

Baca Juga  Peserta Lomba Lari Perayaan HUT RI Meninggal Dunia di Lombok Timur

“Kalau target ya Pak Pathul maju di Pilgub NTB, bukan Lombok Tengah. Tapi sekali lagi tergantu juga perintah partai, kan ini yang sedang dikomunikasikan,” ceritanya.

Selain dari kalangan birokrasi, Pathul juga sudah menyiapkan dari kalangan politisi. Secara peluang itu dilihat ada dari Ketua DPC PDIP Lombok Tengah Suhaimi, harusnya kata sumber ini, adik bupati yang disiapkan yakni Lalu Said namun masih banyak pertimbangan.

“Mungkin karena pengalaman kurang, tapi kalau politik tidak ada yang tidak mungkin. Kalau Suhaimi kan lebih mereka dipertemukan juga di pengurusan NU Lombok Tengah,” tuturnya.

Baca Juga  Mutasi Kepala Sekolah, Bupati Pathul Akan Habok yang Main Duit

Sementara dari kalangan pejabat birokasi yang paling santer disebut-sebut memiliki peluang besar didukung maju Pathul dua orang. Firman Wijaya dan Idham Khalid.

“Kalau Sungkul pernah disebut saja, Cuma secara garis kekeluargaan ya dua ini,” bebernya.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Tengah, Lalu Idham Khalid yang dikonfirmasi masih irit bicara. Idham menyampaikan jika posisi dirinya masih menunggu instruksi bupati.

“Banyak memang yang datang menanyakan ini, tetapi tiang jawab seperti itu,” katanya saat dikonfirmasi.

Idham menegaskan, sebagai bawahan tentunya ia secara pribadi akan menunggu bupati selaku pimpinan.

“Silakan tanyakan ke beliau (bupati, red),” jawabnya.

Selama ini kata Idham, dirinya tidak pernah dipanggil bupati membahas soal Pilkada.

Baca Juga  Perlawanan di Tanjung Aan, Satu Warga Ditangkap, Puluhan Orang Hilang Mata Pencaharian

 

Disamping itu, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah Lalu Sungkul mengaku masih menunggu situasi. Maka dari itu Sungkul menegaskan dirinya belum daftar ke partai politik.

“Percuma mendaftar kalau belum dilirik partai,” katanya saat dikonfirmasi jurnalis Koranlombok.id, Senin lalu.

Sungkul menyebutkan daftar ke partai politik hanya sebagai promalitas semata.

Artinya daftar hanya promalitas Miq? “Iya,” jawab Sungkul.

Beda gaya disampaikan Sekda Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya, ia memilih tidak mau bicara soal Pilkada. Namun sumber dari keluarga besar Pathul Bahri, Firman disiapkan menjadi cadangan ketika Pathul maju di Pilgub NTB.(red)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.