40 Siswa Diduga Keracunan Jelly, 20 Dirawat di Puskesmas

oleh -1478 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID Sejumlah siswa saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Penujak, Kecamatan Praya Barat.

 

LOMBOK –  40 orang siswa SDN Mentokok, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah diduga mengalami keracunan jajanan jelly yang dijual oleh pedagang keliling di sekolah. Sementara ada 20 anak sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Penujak, Senin (6/4/2024).

 

Kepala SDN Mentokok, Baiq Masarah menceritakan jika siswanya mengalami muntah dan izin ke kamar mandi saat setelah menjalani apel pagi pukul  07.00.WITA.

Mengetahui kondisi ini, dirinya meminta bantuan masyarakat sekitar dan melarikan anak didiknya menggunakan mobil pikap ke puskesmas.

Baca Juga  Seorang Pria Diduga Cabuli Empat Anak Bawah Umur di Desa Aik Bukak

“Kita tanya tadi ada beberapa jajanan yang dimakan, ada es oreo, es buah dan jelli. Yang makan jelly ini mengalami kondisi paling parah,” ungkapnya kepada media.

 

“Ada 6 orang yang diinfus dan sisanya tadi sudah pulang,” ujarnya.

 

Kepala sekolah mengungkapkan siswa mengalami muntah-muntah kelas 3, 4, dan 5. Atas kondisi ini pihaknya akan melakukan rapat bersama dengan komite serta wali murid.

Baca Juga  Diduga Tak Transparan, Komisioner KPU Loteng Tidak Tahu Anggaran Sosialisasi

“Makanya para pedagang ini sering juga kita ingatkan untuk jangan berjualan di pagi hari, karena kan kita nggak punya kantin,” katanya,

 

Sementara itu Koordinator IGD Puskesmas Penujak, Lalu Tanu mengatakan pada pukul 08.30 WITA sejumlah siswa didampini guru tiba di puskesmas dan langsung mendapatkan perawatan.

“Tadi kita pasangkan infus beberapa anak sesuai dengan kondisi pasien, kita juga berikan obat minum dan sebagian sudah pulang,” ujarnya kepada media.

Baca Juga  Santri Dibakar, Orangtua Laporkan Pimpinan Ponpes ke Polisi

Pihak puskesmas masih belum bisa mendeteksi jenis keracunan yang dialami oleh sejumlah siswa tersebut, hal ini karena sample makanan yang dikonsumsi tidak dibawa.

 

“Makanan yang menyebabkan keracunan dari informasi sekolah dari minuman es dan jelly, secara spesifik masih belum kami ketahui,” kata dia.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.