Hina Polisi, Mahasiswa Dibubarkan depan Kantor KPU Lotim

oleh -1223 Dilihat
FOTO ISTIMEWA Belasan mahasiswa saat aksi di gerbang Kantor KPU Lombok Timur, Rabu (21/2/2024).

LOMBOK – Belasan mahasiswa di Lombok Timur melakukan aksi demo di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Rabu (21/2/2024) terpaksa dibubarkan kepolisian. Pembubaran massa aksi dipicu seorang pendemo menyampaikan orasinya dengan menggunakan kata- kata tidak pantas terhadap institusi Polri, sehingga kepolisian yang menjaga jalannya aksi langsung membuarkan massa.

Padahal sebelumnya, massa aksi berencana menginap di depan Kantor KPU Lombok Timur untuk menyuarakan tuntutan mereka yakni, meminta agar KPU melakukan pemungutan suara ulang (PSU) di Lombok Timur.

“Jangan mengatakan yang tidak — tidak terhadap kami, sebagai mahasiswa harus memiliki etika tidak menyinggung perasaan kami selaku anggota Polri,” kata para personel Polres Lombok Timur yang geram.

Baca Juga  Badan Kehormatan Imbau Anggota DPRD Loteng Tidak Main Judi Online

 

Kabag Ops Polres Lombok Timur, Kompol Andika meminta agar para masa aksi membubarkan diri atau bakal dibubarkan paksa. Sebab orasi mahasiswa menyinggung institusi tertentu.

“Kita sudah ingatkan baik- baik, agar tidak menyinggung siapa- siapa, tetapi kami yang dibilang macam- macam, siapa yang tidak marah,” katanya tegas.

 

Kordinator aksi, Amrullah dalam orasinya menegaskan jika massa aksi meminta agar KPU melakukan PSU di Lombok Timur. Pihaknya menduga dalam pelaksanaan pemungutan suara pada 14 Februari lalu banyak terjadi dugaan kecurangan. Sehingga pihaknya secara tegas menolak hasil pemungutan suara.

Baca Juga  Pilu! Nakes PPPK Paruh Waktu Lombok Tengah Digaji 200 Ribu Per Bulan

“Kami menuntut agar Pemilu ulang di Lombok Timur, ada indikasi kecurangan,” tudingnya.

Massa menyebutkan memiliki bukti yang cukup terkait dugaan kecuarangan, dimana berdasarkan temuannya C1 yang merupakan rekap hasil pemungutan.

yang merupakan rekap hasil pemungutan suara banyak di otak atik oleh pihak penyelenggara, salah satunya terjadi di kecamatan Keruak dan Jerowaru.

Baca Juga  Daftar Nama Tim Lolos 12 Besar LIVOLI Divisi 1 2023

“Dugaan kecurangan di dapil II yakni kecamatan Jerowaru dan Keruak dengan C1 di otak atik,” tudingnya.

Selain itu pihaknya memiliki bukti vidio terkait dugaan kecurangan, sehingga KPU Lombok Timur diminta agar melakukan pemungutan suara ulang.

Sementara itu, pihak KPU Lombok Timur belum memberikan tanggapan hingga massa aksi dibubarkan.

Diketahui, para komisioner KPU Lombok Timur baru dilantik di Jakarta, Selasa (20/2/2024). Adapun Komisioner KPU Lombok Timur terpilih yakni, Ada Suci Makbullah, Mulyadi, Retno Sirnopati, Suriadi dan Zaenal Muttaqin. (fen)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.