LOMBOK – Waga dua dusun di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur terlibat bentrok. Kejadian ini pun viral di media sosial. Bentrok warga ini terjadi antar warga Dusun Bebante dengan Dusun Jorong, Selasa malam sekitar pukul 22.00 wita. Beruntung kejadian ini bisa direda Rabu dini hari.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Nikolas Osman membenarkan peristiwa tersebut. Dimana pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap remaja dari dua dusun tersebut. Sejauh ini sudah 10 remaja diamankan di Polres Lombok Timur guna memperjelas peristiwa tersebut.
“Di tunggu saja,” katanya singkat.
Sementara, informasi yang diterima jurnalis Koranlombok.id kejadian bermula saat terjadinya pemukulan terhadap pemuda inisial U dari Sembalun Lawang oleh orang tidak dikenal. Dimana saat itu korban tengah menemani temannya ngapel di rumah pacarnya.
Akibat kejadian tersebut korban meminta bantuan saudara misannya di Dusun Bebante untuk mengantar pulang dan meminta agar peristiwa itu tidak diperpanjang.
“Saya hanya minta diantra pulang, saya bilang sudah jangan di permasalahkan nanti masalahnya semakin besar,” ungkap U yang ditemui di Mapolres, Rabu pagi (3/4/2024).
Diceritakan U atau korban, sementara apa yang disampaikan korban rupanya tidak diindahkan teman korban dari Dusun Bebante. Parahnya, rekan korban malah mencari pemuda asal Dusun Jorong dengan langsung membawa parang.
“Kami sedang jalan balik dari Indomart tiba- tiba di hadang, dua orang bawa parang dan hendak dihunus,” sambung cerita J pemuda yang dihadang.
Akibat ancaman tersebut, J dan teman- temannya berlari pulang ke rumah. Namun pelaku yang membawa parang di duga mengucapkan kata- kata kotor sehingga menimbulkan reaksi dari warga sekitar lokasi sehingga terjadi bentrokan.
“Sehingga orang yang tadarusan dan warga keluar,” tuturnya singkat.(fen)







